Langkah Sederhana Upgrade Leap 42.1 ke 42.2

Pada kesempatan kali ini Saya mencoba untuk membuat langkah sederhana untuk memutakhirkan versi (upgrade) openSUSE Leap 42.1 menjadi 42.2. Untuk penjelasan lebih detail, Anda bisa mengunjungi panduan upgrade official dari openSUSE di link ini. Sedangkan pada tutorial ini, Saya hanya akan mencoba untuk menjelaskan langkah yang sangat sederhana untuk melakukan proses upgrade. Langkah ini telah saya lakukan dan berhasil. Berikut langkah – langkahnya.

  1. Pastikan sistem Anda telah dilakukan update, jika belum Anda bisa melakukannya dengan melalui Software Manager atau dengan menggunakan terminal (akses root) dengan mengetik zypper up.
  2. Lakukan backup repository sekarang dengan mengetik cp -Rv /etc/zypp/repos.d /etc/zypp/repos.d.old.
  3. Hapus repositori yang tidak diperlukan melalui aplikasi YaST2 kemudian pilih Software Repositories. Cara ini bisa dilakukan juga dengan melalui terminal, namun sebagaimana pada kesepakatan awal bahwa Saya hanya akan menjelaskan langkah yang sederhana dan mudah.
    Agar lebih mudah ketika melakukan upgrade, berikut repositori yang tidak Saya hapus.
    * OSS
    * Non OSS
    * OSS Updates
    * Packman
  4. Ubah angka versi rilis pada repositori yang ada menjadi 42.2 (sebelumnya 42.1)
  5. Kembali ke terminal, lakukan refresh dengan mengetik zypper ref.
  6. Unduh paket dari repositori terbaru dengan mengetik zypper dup –download-only.
  7. Setelah proses unduh selesai, logout dari sistem.
  8. Tekan Ctrl+Alt+F1 untuk masuk ke mode teks dan login sebagai root
  9. Ubah runlevel ke 3 dengan mengetik init 3.
  10. Terakhir ketik zypper –no-refresh dup untuk melakukan proses upgrade.

Proses upgrade membutuhkan beberapa menit. setelah proses upgrade selesai dan tidak terjadi kendala Anda bisa melakukan reboot pada sistem kemudian setelah login Anda bisa mengecek versi dari sistem dengan melalui terminal dengan mengetik lsb_release -a.

Keyword : openSUSE 42.1, openSUSE 42.2, Leap, Update, Upgrade, Instalasi

Advertisements

Mengaktifkan Double Tap pada Desktop Mate

Pada tulisan tulisan sebelumnya saya menggunakan desktop KDE di laptop yang dikategorikan mempunyai spesifikasi lumayan lama. Hingga ketika openSUSE merilis versi terbarunya yaitu versi leap dengan release number 42.X, dan dibarengi dengan endlife versi opensuse yang saya pakai (versi 13.2) maka saya beralih menggunakan desktop Mate dengan pertimbangan performa yang lebih ringan ketimbang KDE dan kebetulan untuk versi leap openSUSE tidak merilis lagi versi 32 bit.

Desktop Mate merupakan salah satu desktop yang dikembangkan dari versi GNOME 2 yang mempunyai performa yang lebih ringan. Ketika menggunakan desktop Mate, saya sedikit mengalami kendala yaitu double tap pada touchpad tidak bisa diaktifkan. Dengan berbekal mesin pencari Google, ternyata harus dilakukan konfigurasi dan kebetulan pada tutorial tersebut tidak dilakukan di openSUSE.

Pada akhirnya, saya menginstal GSynaptics yang merupakan satu paket yang berjalan di desktop GNOME. Dengan melakukan konfigurasi melalui GUI akhirnya fungsi double tap pada touchpad berhasil. Namun ketika logout atau restart, tidak berfungsi kembali.

Setelah melakukan sedikit pencarian, ternyata pengaturan fungsi double tap pada desktop mate bisa dilakukan dengan mengakses menu Mouse pada control center. Langkah – langkahnya sangat sederhana, karenakan dilakukan serba GUI. pilih menu Control Center kemudian pilih Mouse. Pilih tab Touchpad, kemudian checklist Enable mouse clicks with touchpad.

Demikian langkah sederhana ini, semoga bermanfaat.

Keyword : GNOME2, Mate, Touchpad, Mouse, Leap

 

Instalasi dan Konfigurasi Web Server

Pada kesempatan yang lain, penulis pernah mencoba menginstalasi web server menggunakan XAMPP versi Linux yang bisa diunduh di url https://www.apachefriends.org/.  Setelah bermigrasi ke openSUSE Tumbleweed, penulis mencoba melakukan instalasi web server dengan metode yang sama. Akan tetapi pada proses instalasi tersebut, penulis gagal menjalankan servis MySQL dan FTPD. Walau mungkin solusinya bisa dicari, akan tetapi terlintas ide untuk menginstal web server dari repositori openSUSE itu sendiri. di langsir dari portal https://en.opensuse.org/SDB:LAMP_setup, untuk menginstal web server Anda perlu mengunduh beberapa aplikasi yang diperlukan, antara lain sebagai berikut.

  1. Apache2, buka terminal kemudian ketik sudo zypper in apache2. Untuk menjalankan servicenya, ketik diterminal (login sebagai root) systemctl start apache2.service
  2. PHP5, buka terminal kemudian ketik sudo zypper in php5 php5-mysql apache2-mod_php5
  3. MariaDB, buka terminal kemudian ketik sudo zypper in mariadb mariadb-tools. Untuk menjalankan servicenya, ketik (login sebagai root) systemctl start mysql.service
  4. Jika ingin menginstal phpMyAdmin ketik di terminal, sudo zypper in phpMyAdmin. Untuk mengaksesnya (misal lokal) ketik http://localhost/phpMyAdmin/.

Setelah service yang dibutuhkan dijalankan, sekarang untuk mengetesnya ketik di browser http://localhost/, jika hasilnya seperti gambar berikut, maka langkah pertama berhasil.

openSUSE Apache Web Server Default Page

Sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya, mengenai proses instalasi web server juga bisa dilakukan melalui YaST, berikut langkah – langkahnya.

  1. Buka YaSTSoftwareSoftware Management
  2. Ubah pilihan filter menjadi Patterns
  3. Scrolldown pilihan ke bawah, ceklist group Web and Lamp Server
  4. Pilih paket yang akan diinstal, atau jika tidak mau repot openSUSE secara default sudah menceklist semua paket yang tersedia di group tersebut.
    snapshot2
  5. Pilih Accept untuk menginstalnya, pastikan tersedia koneksi internet

Pada saat pengetesan melalui browser maka akan diperoleh keterangan Access forbidden!. Hal ini dikarenakan secara default openSUSE akan mengaktifkan folder yang memiliki file index.html. Untuk mengatasi permasalahan ini, Anda hanya perlu mengubah file default-server.conf yang terletak di direktori /etc/apache2. Ubah baris Option None menjadi Option All.

Folder utama dari web server terletak di /srv/www/htdocs, meski demikian Anda bisa mengubahnya ke direktori tertentu (misal diset ke direktori home). Caranya mengubah baris pada file yang sama (default-server.conf), pada baris DocumentRoot “/srv/www/htdocs” dan <Directory “/srv/www/htdocs”>/srv/www/htdocs diganti sesuai direktori yang anda inginkan misal /home/muksidin/web. Setelah itu nyalakan ulang service servernya dengan mengetik systemctl restart apache2.service.

Setelah konfigurasi diatas selesai, namun index.php tidak bisa menampilkan halaman yang semestinya seperti pada gambar berikut.

screen-2016-10-11_19-36-49

Jalankan perintah a2enmod php5 di terminal dengan login sebagai root.

Tutorial Menggunakan KDE Connect

Sebelum melanjutkan tulisan ini, penulis sangat berterima kasih kepada Albert Vaca atas usaha kerasnya untuk membuat sebuah aplikasi di lingkungan desktop KDE.  KDE Connect memungkinkan setiap orang yang mempunyai perangkat genggam atau handphone (dengan sistem operasi Android) bisa terhubung dengan desktop KDE sehingga pengguna bisa melakukan kontrol penuh terhadap desktop.

Untuk bisa menggunakan KDE Connect pastikan bahwa desktop yang Anda gunakan adalah KDE. KDE Connect saat ini belum tersedia di repositori standard openSUSE, namun Anda bisa menginstalnya melalui repositori OBS. Caranya kunjungi https://software.opensuse.org/ kemudian pada kolom pencarian ketik kde-connect. Setelah terinstal, KDE-Connect bisa diakses melalui System Settings.snapshoot72

Agar bisa tersinkronisasi diantara dua device ( Android dan PC ) KDE-Connect juga harus sudah terinstal di device Android, untuk menginstalnya bisa dilakukan melalui PlayStore.  Pastikan juga bahwa tersedia jaringan WiFi untuk koneksi diantara keduanya.

Di openSUSE, secara default kondisi firewall dalam kondisi enable atau running, sehingga device Android Anda tidak bisa terhubung ke PC karena adanya proteksi dari firewall tersebut. Oleh karena itu, agar PC terindetitas di Android maka firewall tersebut harus dimatikan. Untuk mematikan atau disable, Anda bisa menggunakan YaST2 dan pilih firewall kemudian klik button Stop Firewall Now.snapshoot74

Dari device Android buka aplikasi KDE-Connect, gunakan icon refresh untuk memperbarui perangkat yang tersedia.Screenshot_2015-06-04-10-02-01

Tap hostname atau id PC yang terindetitas, kemudian tap button Request Pairing.Screenshot_2015-06-04-10-17-04

Pada panel desktop akan muncul notifikasi permintaan pairing, pilih Accept.snapshoot73

Buka aplikasi KDE-Connect di PC melalui menu System Settings, jika Button (disamping nama device yang telah pair) berwarna hijau maka koneksi berhasil dan device Android dalam kondisi aktif.snapshoot71

Dengan melalui KDE-Connect Anda bisa menggunakan touchpad, multimedia control dan sinkronisasi melalui device Android.

Screenshot_2015-06-04-09-38-00

Multimedia Remote Control, Audacious Music Player yang dikontrol melalui Device Android

Menggunakan touchpad melalui device Android

Menggunakan touchpad melalui device Android

Selamat Mencoba 🙂

Video Converter Dengan Curlew

Jika Anda sebelumnya pernah menggunakan video konverter yang cukup terkenal di lingkungan Linux seperti WinFF, FFMultiConverter dan lain sebagainya mungkin Curlew masih sedikit asing bagi Anda. Curlew mempunyai fitur yang sangat lengkap dalam urusan mengkonversi beragam format video dan audio. Selain itu ukurannya pun relatif kecil (kurang dari 200 Kb). Namun sayang Curlew belum tersedia di repositori openSUSE (default dan OBS). Akan tetapi Anda masih bisa menginstalnya dengan mengkompilasi dari source codenya. Anda bisa mengunduhnya di url ini.

Beberapa dependensi yang dibutuhkan yaitu :

  • python
  • python-gobject
  • girl1.2-gtk-3.0
  • ffmpeg atau libav-tools
  • mencoder
  • libavcodec-extra
  • xdg-utils
  • mediainfo

Sedangkan untuk proses kompilasi paket imagemagick dan intltool harus sudah terinstal. Info selengkapnya, Anda bisa membacanya di file README. Berikut screenshoot Curlew yang telah terinstal di mesin openSUSE Saya.

Curlew - Video Converter

Curlew – Video Converter

Unduh Zypper Cheat Sheet

Zypper merupakan tools yang menangani manajemen paket aplikasi seperti menginstal, menghapus, menambah dan menghapus repositori. Sebagaimana dengan apt yang berada di keluarga Debian (Debian, Ubuntu, Mint dan lain sebagainya), zypper juga bekerja di mode terminal. Berikut adalah cheat sheet mengenai perintah penggunaan zypper yang bisa Anda unduh.

Kedua cheat sheet tersebut Saya unduh melalui situs opensuse yang bisa dijumpai di url https://en.opensuse.org/images/.

GKamus – Aplikasi Kamus Inggris Indonesia

GKamus adalah aplikasi kamus yang mendukung translasi bahasa Inggris – Indonesia atau sebaliknya. Dibandingkan dengan aplikasi sejenisnya seperti Stardict, Gkamus lebih ringan ketika dijalankan. Seimbang dengan kelebihan tersebut, GKamus memang tidak mempunyai fitur selengkap Stardict. Meski demikian, untuk urusan translasi GKamus cukup menjadi aplikasi yang berguna ketika anda akan menerjemahkan kosa kata.

Jika Anda pengguna Ubuntu, GKamus telah tersedia di repositorinya. Lain hal dengan openSUSE, GKamus tidak tersedia direpositori default mau pun OBS. Untuk mengatasi permasalahan ini, Saya mengunduh paket GKamus dari repositori Ubuntu, kemudian dikonversikan ke paket RPM agar bisa berjalan di openSUSE (kemungkinan juga berjalan di distro lainnya yang menggunakan RPM). Unduh paket aplikasinya di url ini.

snapshoot36

Selamat mencoba.